Tiga cara dalam mewahyukan Al-Qur'an | IRAN | Ikatan Remaja Amaliyah Nurul Huda

Tiga cara dalam mewahyukan Al-Qur'an

keterangan Al-qur'an, penjelasan Al-Qur'an

Taukan 17 Ramadhan bertepatan dengan hari apa?? yaph... 17 Ramadhan adalah dimana Al-Qur'an pertama kali di turunkan atau sering di sebut NUZULUL QUR'AN. Mumpung sebentar lagi tepat di tanggal 17 Ramadhan, mari kita perbanyak bacaan Al-Qur'an kita, sebagai suatu tanda kecintaan kita terhadap Mukjizat terbesar ini.

Rasulullah Saw pertama kali nih menerima wahyu, melalui perantara Malaikat Jibril di gua Hiro' ketika Beliau sedang beritikaf. Wahyu yang pertama kali di turunkan ialah surat Al-alaq 1-5.

surat Al-Alaq. Nuzulul qur'an. Wahyu pertama
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan.

surat Al-Alaq. Nuzulul qur'an. Kisah Wahyu pertama
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

surat Al-Alaq. Nuzulul qur'an. Wahyu pertama
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah.

surat Al-Alaq. Nuzulul qur'an. Wahyu pertama
Yang mengajar (manusia)
dengan perantaran kalam.


surat Al-Alaq. Nuzulul qur'an. Wahyu pertama Al-Qur'an
Dia mengajar kepada
manusia apa yang tidak
diketahuinya.


Karena Nabi Muhammad Saw tidak bisa membaca, maka malaikat Jibril pun mengarahkan Rasulullah untuk mengikuti bacaan yang di baca oleh malaikat Jibril. Setelah menerima wahyu tersebut Rasulullah merasa seluruh tubuhnya sangat ke dinginan, sehingga sampai-sampai harus di selimut oleh Siti Khadijah dengan beberapa kulit unta yang tebal-kebal.

Nabi Muhhammad saw dalam hal menerima wahyu memang mengalami bermacam-macam cara dan keadaan, di antaranya nih:

    1. Malaikat memasukan wahyu itu kedalam hatinya. Dalam hal ini Nabi Saw tidak melihat sesuatu apapun, hanya beliau merasa bahwa itu sudah berada saja dalam kalbunya.

    Menganai hal ini Nabi mengatakan : "Allah Swt mewahyukan kedalam kalbuku",

    2. Malaikat menampakan dirinya kepada Nabi berupa seorang anak laki-laki yang mengucapkan kata-kata kepadanya sehingga beliau mengetahui dan hafal akan kata-kata itu.

    3. Wahyu datang kepadanya seperti gemerincingnya lonceng.

    Cara inilah yang amat berat di rasakan oleh Rasul. Kadang-kadang pada keningnya saja berpancaran keringat, meskipun turunnya wahyu itu di musim yang sangat dingin. Kadang-kadang unta beliau terpaksa berhenti dan duduk karena merasa amat berat, bila wahyu itu turun ketika beliau sedang mengendarai unta.


Al-Qur'an itu Adalah Mukjizat yang paling besar yang Allah turunkan kepada Rasulullah dan umatnya, bahkan Allah Swt menjamin kesucian dan keasliannya sampai nanti Al-Qur'an akan di angkat-Nya kembali.

Subscribe to receive free email updates: