Musuh-musuh para syetan dan para sahabatnya | IRAN | Ikatan Remaja Amaliyah Nurul Huda

Musuh-musuh para syetan dan para sahabatnya

orang yang berteman dengan syetan atau iblis. Musuh para iblis. Tentang iblis dan setan. Setan penggoda manusia. Mengenal iblis atau setan

Allah SWT telah memerintahkan agar syetan menemui Rasulullah dan menjawab semua pertanyaan yg diajukan oleh beliau. Maka datanglah setan pada suatu hari menghadap Rasulullah dengan menyerupakan dirinya sebagai seorang tua yang bersih air mukanya dan membawa tongkat. Maka bertanyalah Rasulullah,

    "Siapakah Engkau?"
    "Aku adalah iblis yaa Rasulullah." jawab iblis
    "Apa maksud kedatanganmu?", tanya Rasulullah
    "Allah telah memerintahkan aku datang kepadamu dan menjawab apa2 yang kautanyakan.", kata Iblis lagi.


Kemudian Rasulullah mulai bertanya, "Yaa iblis, dari semua umatku, berapa banyakkah musuhmu?"

    Iblispun mulai menjawab :
    "Lima Belas"
    "Satu; Engkau sendiri hai
    Muhammad!"
    "Dua; Imam atau pemimpin yang adil"
    "Tiga; Orang kaya yang
    tawadhu (rendah hati)!"
    "Empat; pedagang yang jujur"
    "Lima ; orang alim yang
    mengerjakan shalat dengan
    khusu'! "
    "Enam ; Orang mukmin yang
    memberi nasehat !"
    "Tujuh ; Orang mukmin yang
    penuh kasih sayang !"
    "Delapan ; orang yang cepat-cepat dan tetap bertobat !"
    "Sembilan ; Orang yang
    menjauhkan diri dari segala yang haram."
    "Sepuluh ; Orang mukmin yang selalu dalam keadaan suci "
    "Sebelas ; Orang mukmin yang dermawan dan banyak
    bersedekah"
    "Duabelas ; Orang mukmin yang banyak budi pekertinya"
    "Tigabelas; Orang yang yang
    bermanfaat bagi orang lain"
    "Empatbelas; Orang yang hapal Al-Qur'an dan selalu membacanya"
    "Limabelas ; Orang yang
    mendirikan shalat di tengah
    malam selagi orang-orang lain tidur"


Lalu Rasulullah bertanya kembali, "Berapa banyakkah temanmu dari umatku hai Iblis?"

    Lalu iblis menjawab,
    "Sepuluh"
    "Satu ; hakim yang aniaya dan tidak adil"
    "Dua ; Orang kaya yang
    sombong"
    "Tiga ; pedagang yang khianat"
    "Empat ; orang yang pemabuk/peminum arak"
    "Lima ; orang yang memutuskan tali silaturahim/persahabatan"
    "Enam ; Pemilik harta riba"
    "Tujuh ; Pemakan harta anak yatim"
    "Delapan ; orang yang selalu lengah dalam shalat dan
    meninggalkan shalat"
    "Sembilan ; Orang yang kikir dan enggan memberikan zakat"
    "Sepuluh ; Orang yang panjang angan-angan/menghayal".


Demikianlah pengakuan setan sendiri kepada Rasulullah SAW. Allah SWt juga telah mengingatkan agar manusia memusuhi setan dan tidak menjadikan setan sebagai teman dalam firmanNya;

Artinya : "Sesungguhya syaithan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu) karena sesungguhnya syaithan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala".
(QS Al Fathir :6)

ayat tentang setan.
Artinya : "Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Rabb Yang Maha Pemurah (Al Qur'an), kami adakan baginya syaithan yang menyesatkan maka syaithan itulah yang selalu menjadi teman yang menyertainya". (QS Az-Zukhruf : 36)

Sumber : MELATI

Subscribe to receive free email updates: